Tetap Ikhtiar – Tes ASA(Anti Sperm Antibody)

conceptionSetelah ikhtiar(secara medis) terakhir di tahun 2008 belum diberi hasil yang diharapkan, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk “istirahat” dulu, tidak pergi ke dokter. Tapi berdoa dan usaha mah teuteup…kata orang-orang, dan pengalaman teman juga, katanya pada saat kita pasrah, justru malah dikasih hamil.

Tapi ternyata, tunggu punya tunggu…sampai akhir 2008…si kecil belum mau nongol juga…! Sepertinya istirahat, sudah cukup, saatnya untuk kembali berjuang…eng…ing…eng…

Langkah awal, telpon dokter Taufik, tanya apakah perlu tes “alergi sperma”, dan dokter pun sangat menganjurkan dengan merujuk kami ke RS. YPK…(sepertinya dr.Taufik juga sudah cukup bingung, karena secara ukuran “si endomet” ini seharusnya tidak mengganggu, hormon cukup normal, sperm juga tidak ada masalah, sel telur apalagi cukup matang).

Tanggal 10 Januari 2009, ke Lab Andrologi, tes analisis sperma dan immunoandrologis.Tindakannya berupa pengambilan sampel sperma suami, dan darah istri, kemudian dilakukan analisis jumlah dan kualitas sperma, lama hidup sperma di dalam darah istri, daya penggumpalan darah istri terhadap sperma, serta kadar alergi dan imunitas istri.

Tanggal 16 Januari, saya dan suami ambil hasil lab dan langsung konsultasi ke dokter Indra. Sambil nunggu giliran, kami iseng2 baca hasil labnya…dan menduga2 kira2 maksudnya apa…belom2 saya udah stres duluan, setiap melihat nilai yg melebihi normal atau nilai yg positif, sampai akhirnya stres itu berganti dengan perasaan lega dan ceria…setelah ketemu dokter dan keluar dari pintu ruangannya. Dokter Indra emang oke, orangnya asik, ngomongnya ceplas-ceplos…bikin pasien ga tegang…masalah jadi bukan masalah, cieee…

Berhubung yang kami datangi dokter andrologi(dokter spesialis reproduksi laki-laki), jadi dialog lebih banyak antara dokter dan suami saja, saya cuma menyimak dan ikut ketawa aja…

dokter: “Anda sudah berapa lama kawin?”
**hahaha…kami langsung ketawa…dokter, please deh…**
suami: “2 tahun 4 bulan,dok…”
dokter: “hmm…lama juga ya…dengan siapa?”
suami: “haha…ya dengan istri saya ini dong…” **suami saya nyengir, sambil nunjuk saya…**
dokter:”oo…kirain…” **masang tampang gokil, sambil bolak-balik lihat hasil lab** “kayanya anda bakat alergi yaa…ini indeks IgE-nya 185, normalnya kurang dari 100…” **dokter cuma melirik sekilas ke saya, kayanya emang ga minta jawaban dari saya…trus kembali menghadap suami saya lagi…** “istri anda alergi apa?”
suami:”hmm…kayanya dia kalo pake perhiasan yang bukan emas, kulitnya langsung gatal2…”
dokter:”trus apalagi??kalo liat uang dia langsung gatel2 juga ga?”
**aduh dokter, plizz deeh…tau aja, emang sih kalo liat uang, langsung gatel pengen belanja…**
setelah diam beberapa saat…

dokter:”sperma anda sih bagus, jumlahnya dan kualitasnya juga, kalau antibodinya ga setinggi ini, harusnya udah bisa hamil, untuk nilai 4096 belum pernah tercatat ada kehamilan, sebagus apapun spermanya…”
**kami berdua diam, saya tiba2 sesak…hiks…**

suami: “terus solusinya apa, dok?”
dokter: “ada, solusi yg menyenangkan semua pihak, dan solusi yang menyenangkan sebagian pihak. Kalau anda tega malah lebih gampang lagi…pas lagi hujan, suruh istri hujan2an jangan pake jaket, jangan pake payung, trus suruh dia kerja sampe kecapean, bikin dia sakit…kalau sakit, semua antibodi turun, termasuk antisperma…”
suami:”Ga tega,dok. Apa ada solusi lain??”
dokter:”yang menyenangkan semua pihak ya…anda senang, istri anda juga senang…!Darah putih anda disuntikkan ke istri, kalau nilainya segini, minimal 3 kali suntik!”
suami:”tadi dokter bilang, ada solusi yang tidak menyenangkan sebagian pihak, apa itu, dok?”
dokter:”hahaha…. ada yg bikin anda senang, tapi istri anda pasti tidak senang, tapi ada jg yg dia senang, tapi anda tidak senang…”

**apakah itu???ada deeecchh….!!dialognya cukup segini ajah….**

Di akhir konsultasi, dokter menganjurkan solusi-solusi berikut:
* Tes alergi makanan/ FRT(Food Response Test) –> menentukan respon tubuh terhadap jenis-jenis makanan tertentu, ada 21 sampel makanan
* Tes alergi non makanan/NFRT(Non Food Response Test) –> menentukan respon tubuh terhadap bahan-bahan tertentu(bukan makanan), seperti misalnya: debu, bulu ayam, bulu kucing, tungau, kecoa, dsb. Ada 13 sampel
* Pre-PLI –> untuk mengetahui kualitas darah suami, apakah berbahaya atau tidak jika disuntikkan ke dalam tubuh istri.
* PLI(Paternal Leucocyte Immunization) –> menekan antibodi antisperma dengan cara menyuntikkan darah putih suami ke dalam tubuh istri. Cara ini hanya menekan antibodi antisperma saja, antibodi lainnya tetap tinggi. Untuk kasus antibodi saya, dr. Indra menganjurkan untuk PLI minimum 3 kali, setiap 3-4 minggu sekali.
* Mencegah masuknya sperma ke dalam tubuh istri, selama 3 – 12 bulan, hal ini untuk membuat tubuh istri “lupa” terhadap sperma, sehingga tidak terbentuk antibodi antisperma. Bisa dilakukan dengan cara berhubungan menggunakan kondom atau sperma dikeluarkan di luar tubuh istri.
* Menghindari pantangan makanan/bukan makanan yang bisa meningkatkan antibodi(bisa diketahui setelah melakukan FRT/NFRT)

Di RS. YPK, tes ini membutuhkan biaya sebesar Rp. 1.055.000. Ntahlah di RS lain, dan hasilnya bisa diketahui setelah 5 hari kerja.

Beberapa Lab Andrologi di Jakarta:
RS. YPK
Jl. Gereja Theresia No. 22 Jakarta Pusat 10350.
Telpon, : (021) 3909725 Fax: (021) 3909806.
website: http://www.rsbypk.com

Klinik Sam Marie
Jl. Wijaya I No. 45 Kebayoran Baru, Jakarta-Selatan 12170,
Telp. (62-21) 721-1305, 721-1306 Fax. (62-21) 720-5396

Jl. Basuki Rahmat Pondok Bambu No. 31 Jakarta Timur 13430,
Phone (021) 866 13145, 866 13146 Fax (021) 866 13147
website: http://www.sammarie.com/

Next Step –> Go to Klinik Sayyidah……..

39 thoughts on “Tetap Ikhtiar – Tes ASA(Anti Sperm Antibody)

  1. Salam kenal buat km….kita punya problem yg sama ( sama2 lg menanti buah hati ) kalo sy menikah 1 th 1 bulan, tetap semangat & berdoa, yakin lah Tuhan tidak menutup telinga terhadap doa2 kita AMIN

  2. Hai… Salam kenal yah…
    perkenalkan saya siti, saya juga mengalami hal yang sama seperti kamu.Anti body terhadap sperma saya juga 4096 dan saya juga sekarang lagi terapi PLI dengan Prof. dr. Indra di RS Budhi Jaya, Saharjo.
    Tetap berjuang yah, semoga apa yang kita harapkan berhasil… Ammminnn
    Kalo boleh, bisa gak saya minta alamat YM nya, biar kita bisa sharing gitu loh.. Tolong add saya yah di ngose_ngose@yahoo.com

    Terima kasih.
    siti

  3. salam kenal
    saya boleh tanya?
    21 sampel makanan FRT itu apa saja, dan bagaimana tesnya?setelah kita makan lalu kita harus tes gitu ya?
    13 sampel NFRT apa saja dan bagaimana mengetesnya?
    saya sedang mencoba PLI dan sabtu ini akan PLI yang ke 3
    Terima kasih sebelumnya

  4. salam kenal
    saya boleh tanya?
    21 sampel makanan FRT itu apa saja, dan bagaimana tesnya?setelah kita makan lalu kita harus tes gitu ya?
    13 sampel NFRT apa saja dan bagaimana mengetesnya?
    saya sedang mencoba PLI dan sabtu ini akan PLI yang ke 3
    Terima kasih sebelumnya

  5. salam kenal,……
    Saya resti,punya masalah yang sama.Anda beruntung baru 2,5 thn menikah sudah ketauan masalahnya. Saya harus nunggu 12 thn.Entah sudah brp obgyn yang saya datengin,baru sekarang (Juli 2009) ketauan kalo ASA sy tinggi banget… positif 8192….Gileeeeeee…….
    Saya lagi ditangani dr.Indra Mansur Androlog di RS.Budhijaya (dokter yang sama???)
    Mudah2an usaha kita berhasil yaaaa

  6. salam kenal untuk mba resti
    saya nining punya masalah yang sama jg nich, mba sudah PLI brp kali?saya sudah mau PLI yang ke-7 mba.ASA sy tinggi banget dari 32768 ke 2048 sekarang masih 1024 dan harus PLI 3x lagi.Sy jg lagi ditangani dr. indra Mansur di RS. Budhijaya.Mudah-mudahan usaha kita jg berhasil ya mba.

  7. Lam kenal mba nining, wah ngeri juga yach sampai setinggi itu ASA nya.Sy baru mau pre PLI,rencana kamis 23 juli.Dr.Indra planning utk 3x PLI.
    Antibodi kita terlalu bagus,makanya jarang sakit.Lha wong kuman yg masuk langsung dihajar sama antibodi kt. Mungkin ga ya karena saya terlalu banyak mengkonsumsi suplemen (semua suplemen dari berbagai MLM sudah saya coba–> namanya juga usaha) .Tapi sekarang semua suplemen itu sdh sy stop.
    Mba ning selama PLI tetep kunjungan ke obgyn ga?….
    Jangan pernah putus asa mba.Maju terus.Yakin usaha kt kan berhasil Amin………….

  8. Tgl 23juli kemarin dr. indranya keluar kota khan mba..iya mba aq jg jarang sakit.Selama PLI aq tdk konsul ke obgyn karena aq pikir percuma konsul selama antibody ku belum turun. tgl 27 juli aq konsul ke dr. indra PLI 3x lagi suami dan aq dikasih obat.Betul kata mba resti jangan pernah putus asa. maju terus.tq mba..

  9. Mba..tahun 2006 saya juga melakukan tes yang sama dengan Mba..ama dokter Indra juga.Pertama kali ketemu di YPK,selanjutnya saya ke Klinik Sayyidah,Pondok Kelapa.Karena dekat dgn rumah.Hasilnya ya sama IgE=99.9 IU/mL (Positif). Solusinya ya ikutin prosedur Pasangan Ingin Anak dari FRT,PLI dll.Tapi saat ini biaya menjadi persoalan..mahal banget..dan setelah tanya sana sini..plus tanya tante saya yg jd perawat di Belanda,metode ini juga ga 50:50. Akhirnya saya menunda dulu..kemudian atas saran adik,saya menemui seorang dokter kandungan.Oleh beliau saya cuma diminta, tidak makan makanan yg jahat seperti fast food,telur ayam negeri,daging ayam negeri,makanan dari RM Padang,plus banyak doa..saya dikasi waktu 3 bulan..(waktu itu awal Mei 2006,kalau 3 bulan berarti deadline awal Agustus)..saya hanya pasrah,ga mengharap..dalam hati bilang..kalau Tuhan menghendaki ya terjadilah..dan 24 Juli 2006 bangun pagi iseng aja..mikir masih punya byk test pack dan udh telat 3 hari..tes lah saya..pake tes pack harga 4500 aja dulu..hasilnya…muncul 2 garis..rasanya ga percaya..ganti pake tes pack harga 18rb..sama muncul 2 garis,penasaran akhirnya dipakelah tes pack harga 40rb..muncul tanda plus.Saya menunggu 2 hr kemudian ke dokter membawa tes pack saya itu..dan sang dokter kandungan bilang..nah ini pinter..tokcer..Saat ini hasil tes 24 Juli 2006 itu udh berusia 2th 4bln.Demikian mba..semoga tetap semangat ya buat kalian…mudah2an pengalaman saya bermanfaat.

  10. Saya masih blum ke dr.Indra lagi neh.Kemaren dia yang cuti,sekarang sy yg cuti mudik nyekar…khan mau Ramadhan….
    Makasih monik,,,,selamat yach udah berhasil usahanya…emang saya sampai sekarang masih blum pasrah…masih penasaran….Nanti kali kalo duit di kantong sdh bener2 kering baru deh nyerah…he he hehe…

  11. 2 hari lagi genap 8 bulan saya menikah. kata orang sih masih penganten baru, tapi saya udah blingsatan pengen punya anak secara temen2 saya 2 bulan menikah pun tokcer. 4 bulan menikah saya periksa ke dokter kandungan buat ngecek alat reproduksi. alhamdulillah ga ada kista, rahim bagus pokoke ga ada masalah. lalu saya dikasih profertil 5 biji dan vitamin. 2 bulan kemudian haid saya telat 1 minggu, harap2 cemas donk. berhubung dokternya praktek sabtu minggu aja jadi saya nunggu 5 hari tanpa test pack karena menurut suami saya biar jadi kejutan. selama sebelum ke dokter itu saya mual2, perut juga kram seharian. tapi pas di USG ternyata di rahim saya ga ada apapun, tapi dokter bilang rahim saya sudah membesar. kata dokter karena haid saya aja yang telat karena gangguan hormon. ternyata besoknya say haid. kecewa banget, tau gitu di test pack aja dulu ya😦. sebulan lalu kita ke dokter indra di klinik sayyidah. rencana sih cuma mau ngecek sperma suami aja, tapi kita baru ngeh soal antibodi ini. setelah dicek ketahuanlah kalo antibodi saya tinggi yaitu 16384 dan harus PLI 3x. sempet ditest FRT dan non FRT dan hasilnya saya cuma boleh makan daging sapi, kambing, ikan air tawar. minuman pun cuma boleh air putih aja. Goodbye coffee, tea, milk and chocolate! waaaa….hiks..hiks…5 hari lagi kalo hasil test darah suami saya ga ada masalah saya mau langsung PLI. namanya juga usaha ya, mudah2an Allah yang maha menciptakan, akan segera memberi kami amanah itu. amiin ya Allah…

    ***aamiin…semoga Sang Pemilik Hidup merestui setiap ikhtiar…dan memberi hasil seperti yang kita harapkan!
    tetap semangat yaa…!! trims dah mampir ke blog ini…***

  12. sudah ada alternatif tes dan terapi alergi dengan metode biofisika
    yang tidak sakit, tidak disuntik, bebas efek samping, tidak pakai obat / bahan kimia, bisa untuk semua umur dari bayi sampai manula, tidak memerlukan periode bebas alergi dan bebas obat anti alergi. informasi detilnya di http://www.bio-e.net

    bagi kalangan medis, bisa ikut pelatihan cara tes alergi metode biofisika yang kelebihannya sama seperti diatas, bisa memeriksa alergen apapun termasuk obat yang akan diresepkan ke pasien, sehingga mencegah terjadinya tuduhan ‘malpraktek’ mengurangi resiko terjadinya alergi obat pada pasien anda.

    bagi mereka yang menderita alergi, dan sudah mencoba terapi tetapi belum mendapat manfaat, silahkan mencoba metode ini. dibandingkan dengan terapi konvensional yang ada, metode ini jauh lebih cepat dan lebih ekonomis. saya sekeluarga sudah mendapat manfaat dari metode ini.

    semoga informasi ini bermanfaat.

    PS. apakah anda mau mencoba tes dan terapi alergi sperma dengan metode ini ?

  13. ikut sharing ya … sya & istri ikut program penelitian di klinik sayyidah dr.indra mansur … istri sya tinggi banget nilai antibodi anti sperma 65.536 tp qt tetap optimis tuk dapetin keturunan … dah PLI yg ke-1 minggu depan test ASA … smoga usaha & doa qta smua membuahkan hasil …amin …

  14. halo salam kenal saya andre, saya mau tanya untuk mbak restu, saya juga di suruh pli min 3x, gmn mbak udah berhasil apa blm( maksudnya sudah hamil apa blm heheheheh, saya juga sedang menanti juga

  15. hai..salam kenal ya..saya windi , setelah 1 tahun menikah , sekarang saya hamil 5 minggu ..tapi tetap kata dokternya harus di cek antibodi antisperma nya , karena yang dikhawatirkan kalo gak di cek , si janin tidak berkembang , atau keguguran….nah hasil dari sperma suami saya , harus dilakukan PLI selama 3 kali …ya dengan alasan takut si janinya tidak berkembang tadi…dan suami harus cek darah untuk memastikan apakah darahnya aman untuk disuntikkan ke diriku…masih agak bingung sih , aku pikir setelah hamil gak perlu lagi suntik PLI , tapi ternyata takutnya keguguran gitu….

  16. mba, saya pengen nanya nih. itu biaya yg 1 juta hanya untuk test ASA atau sudah semua (test alergi food, PLI, etc)? makasih atas jawabannya.

  17. Hello, salam kenal….
    Saya juga punya masalah yang sama tuh, antisperm antibody juga. Saya punya anak satu sekarang, dan dulu dapat anaknya pas belum ada yang namanya PLI. saya juga nggak inget nama dokternya siapa, di Rumkit Budi Jaya, Saharjo.
    sekarang sedang usaha punya anak kedua. dua tahun lalu ke Dr. Indra juga, menjalani segala tes makanan itu, PLI 3x, disuruh diet yg cukup bikin saya sinting karena akhirnya kok saya jadi gak bisa makan apa2!. dan setelah semua itu toh tetap gak terjadi apa2 dengan level antibodinya. memang semua terserah pada Allah ya, tapi jujur saya kecewa sekali dgn segala prosedur, dan dengan si dokter. karena saya justru merasa kok dia tidak menjadikan saya tenang ya, tiap kali konsultasi saya disalahkan katanya tidak menjalani diet dgn baik…bla…bla…bla.

    Akhirnya saya sekarang konsul ke Klinik Morula, Bunda International Clinic. dan saya jadi banyak nge-browse info dari internet. Rasanya sih memang, PLI, even yang saya dpt dari info2 di internet, tidak menjamin. Ada 3 cara yang bisa membantu: menggunakan obat2an yang mengandung kortikosteroid (tp resikonya dia mengakibatkan pengeroposan tulang), menjalani inseminasi buatan sehingga sperma tidak harus melalui saluran mucus dengan segala antibodi itu, atau bayi tabung.

    di BIC ini kami konsul dgn Dokter Irham Suhaemi. cool abis, mau diajak ngobrol, bersedia ditanya macem2, dan sangat menenangkan. saya tdk merasa di-judge.

    Sampai sekarang suami dan saya sudah menjalani 2x inseminasi (kami mulai ke BIC bulan November tahun lalu). belum ada hasilnya. tapi rasanya buat kami, ini lebih menenangkan dibanding harus PLI dan segala diet yg bikin puyeng dan malah jadi bikin saya stres luar biasa.

    but then again, hanya Allah yang memiliki kuasa. Jadi….mari usaha plus berserah diri pada izinNya🙂

  18. lam kenal, aku salah satu pasien dr Indra, waktu tu aku jg ikut terapi PLI, setelah melalui 3 kali suntikan sel darah putih suami, aku berhasil hamil dan sekarang anaku sdh 5 tahun, semoga berhasil jangan lupa berdoa ya.

  19. tentu saja benar MR Sakuno Ryuzaki, saya hanya ingin berbagi, waktu itu ASA saya 32.678, saya tdk berpromosi untuk terapi PLI,tetapi saya sudah membuktikannya sendiri,tentu saja disertai dengan doa dan iman percaya kita, karena tanpa itu semua usaha kita sia-sia, saat ini saya akan mulai lagi terapi PLI untuk mendapatkan anak ke dua, semoga perjuangan kita sebagai orang yg diberikan kelebihan ASA oleh Tuhan (jgn melihatnya sebgai kekurangan) untuk mendapatkan momongan membuahkan hasil.

  20. slm kenal, sy baru aja jalanin tes ASA, hasilnya 8192, IgE 4,1 IU/ml n disarankan utk PLI 3x. sy nikah sdh 7th, blm prnh hamil😦. stlh sy baca komen2 diatas antara ASA yg nilainya 60rb-an sama yg 8rb-an kok PLI yg dianjurkannya sama ya, 3x juga? apa ada hubungannya tinggi nilai ASA dg frekuensi PLI? sy jalanin tes ASA ini di RS.budhi jaya dg dr. indra & prof. Ichramsjah. btw, ada alternatif lain ga sih utk nurunin ASA ini? thanks ya.utk yg sdh mulai terapi,smoga sukses ya🙂

  21. Saya sudah menikah selama 6 tahun, dan tiga kali gagal hamil. Kehamilan tidak berkembang dan janin meninggal dalam kandungan.
    Saya juga pasien dr. Indra & Prof. Iam di RS. Budhi Jaya. Saya bahkan sudah terapi untuk program hamil selama 2 tahun lebih. Segala test lab dan tindakan2 yang disarankan oleh dokter2 sudah saya jalankan, termasuk hydrotubasi, diet makanan yang banyak macamnya dan PLI, karena menurut hasil lab ASA saya tinggi. PLI sudah saya jalani 9x, tetapi semua yang saya lakukan itu tidak juga dapat menyelamatkan kehamilan saya yang ketiga. Kehamilan saya tidak berkembang dan saya harus kuret di minggu ke-10 kehamilan di bulan Agustus 2009. Selang 9 hari dari kuret tersebut…saya bleeding hebat dan harus kuret lagi untuk yang kedua kalinya. Dan sampai saat ini, saya tidak pernah tahu, kenapa saya sampai bleeding hebat, karena dokter tidak pernah memberikan jawaban yang jelas atas pertanyaan-pertanyaan saya.
    Dan perlu diketahui, saya berani untuk hamil, setelah menurut tim dokter saya aman untuk hamil. Kadang saya berpikir, apakah sia2 semua yang sudah saya lakukan tersebut..??? Menguras materi dan waktu saya terbuang..???
    Tapi saya sadar…semua kembali kepada Allah SWT.

  22. Hi teman2….saya Mira sudah sudah menikah 6 tahun dan belum sekalipun hamil…baru sabtu kemarin ketemu dr indra dan ikut FRT dan NFRT.
    Pertama2 pasti kaget banget pada saat tau semua pantangan makanan (dari 21 list of food, saya nggak bole makan semua)…termasuk kedele,tomat,wortel,kacang,susu etc…dan betenya, dokter tidak dapat memberikan solusi yang cukup nyaman agar kita yakin ada pilihan makanan pengganti dari yang diatas dan hal ini doable…..Lucky me to have friend yg anaknya juga allergy dengan makanan yang kurang lebih sama…sehingga ada pencerahan…walaupun agak repot dan pricy….sebagai contoh, ternyata Kem Chick menjual bbrp product yang allergen free i.e: susu dari brown rice,pasta dari tepung jagung (karna saya pantang makan gandum),mentega meadow lee dari jagung :)…untuk masakan, dont worry ya…masi ada banyak pilihan : rawon, rendang,soto daging,pepes,ikan tim (pake apple pacific rose sbg pengganti kecap),sayur lodeh,tumis2 sayuran….semoga bermanfaat, amien..;)

  23. Untuk Eka, apa yg kamu alami sama dengan yg dialami istri saya.. 2 kali hamil dan 2 kali tidak berkembang.. Istri saya mempunyai kekentalan darah yg tinggi, sehingga bila hamil dan hal ini tidak di treatment akan mengakibatkan plasenta membeku, dan supply oksigen dan makanan berhenti ke janin, yh akhirnya janin menjadi tidak berkembang dan meninggal… Pengobatan yang dilakukan saat hamil adalah, melakukan treatment kadar fibrinogen, D-dmer, dan Agregasi trombosit agar tidak over belebihan dari standard.. Hal ini yang melakukan adalah Dokter Hematologi.. Istri saya di treatment oleh Dr. Jumhana di RS Mitra Jatinegara.. Alhamdulillah pada kehamilan yg ke 3, lancar dan baru saja melahirkan bayi yang sehat… Semoga sedikit membantu ya..tks kalau perlu informasi bisa email saya di bestira.yudi@gmail.com

  24. Salam kenal..saya endah,sdh nikah 2th-an..sblmnya sy pernah isi tp hanya bertahan 8mggu krn janin tdk berkembang dan sblm menginjak bln berikutnya sudah keluar tanpa kuret..dan pada usia perkawinan kami yg ke 2,kami tes ASA di sayyidah,pd.kelapa hasilnya titer ASA saya sangat tinggi yaitu sampai 262.000an!…skrg sy sdh PLI yg ke4, hasil evaluasi kmrn nilai ASA sy turun mjd 32.000an..ttp saja masih tinggi dan dr.indra mnyarankan saya utk PLI 6x lagi…terus terang sy jd takut tdk berhasil stlh mndengar info angka keberhasilannya hnya 50:50 dan di negara lain tes tsb sdh bnyk ditinggalkan..kembali lagi kami hanya bisa ikhtiar dan pasrah hanya kepadaNya..

  25. Slam kenal….
    Saat ini sy sdg ikut progrm PLI dgn dr Indra d RSIA Sayyidah, awl’a aga kesel jg stlh tw hasil dr FRT semua mknn yg sy suka jstr yg hrs sy hindari…
    Tp sy ambil hikmah’a lah segala sesuatu pst melwti proses smga Allah mmberikan hsl yg baik…
    n plus’a berat bdn sy jd turun krn g ngemil lagi n itu semua tnpa diet !!!😉

  26. Hai…salam kenal, saya widya. Kebutulan saya juga salah satu pasiennya Dr. Indra di RSIA Sayyidah. Saya sudah hampir 7 tahun menikah dan masih belum dikasih keturunan. Saya juga melakukan serangkaian tes yang tadi dijelaskan mba diatas…mulai dari test sperma, tes darah saya, test food, pra PLI. Saat ini saya baru masuk PLI yang pertama. Karena ASA saya termasuk yang sangat tinggi 131.000. DImana untuk normal ASA adalah only 64 untuk bisa hamil. Ada banyak makanan yang harus dipantang. Sebenernya berat, tapi harus diterapkan untuk menghindari jenis makanan tersebut, agar bisa berhasil program hamilnya. Keep praying dan terus berusaha…Semoga impian bisa terwujud atas kehendak Allah SWT. Amin.

  27. Hallo…

    salam kenal semua,

    Saya juga mempunyai problem yang sama setelah program anak ke-2.
    Anak pertama sudah 4.5 th, program hampir 3 th belum berhasil karena ASA 32.000 sudah PLI ke 3 di sam marie …..TETAP SEMANGAT!!!. Pasrah dan nyakin ….Pasti usaha kita tidak akan sia-sia..Amien

  28. Lam kenal..,sy jg punya keluhan yg sama bahkan ASA sangaat sangaaat tinggi yaitu 2.097.152 dasyaatkaan ? Hikz tp apa mau dikata baru td sore sy PLI pertama dgn segenap hati yg pasrah kpd allah bhw semua akan baik2 aj n indah pada waktunya kalau allah memberikan keajaiban lsg bs turun drastis ASA sy alhamdulillah ya dibareingin dgn diet makanan pemicu alergi n prosedur dr.indra semoga bs cpt turun yah sy dianjurkan 6x PLI klo blum turun kelevel yg diharapkan ditambah lg 6x lg huaaaaaaaa lama bgt yaah..hikz.

  29. Mbak,mo nanya dong untuk test ftr itu gmn ya??apa kita disuruh makan ke 21 mknan itu atau gmn??saya butuh infonya,krn seminggu lg saya akan melakukan test tsb di sammarie wijaya…

  30. Halo, nama saya disthy… 4 bulan lalu saya test ASA dengan hasil 2000-an dan dianjurkan melakukan PLI 3x lalu test ASA kembali (tanpa dianjurkan melakukan test FRT terlebih dahulu).

    Tiga minggu setelah PLI ketiga saya kembali melakukan tes ASA ternyata antibodi saya malah naik menjadi 4000-an. Shock banget.

    Setelah saya konsultasi, hal ini terjadi mungkin karena saya blom test FRT dan saya mungkin memakan makanan yg saya sebenarnya alergi.

    Lalu saya melakukan test FRT dan ternyata saya memiliki alergi pada kedelai, coklat, bandeng, dan gandum (yang saya baru sadar kalau sebelum ASA terakhir saya lagi makan makanan tersebut sedang banyak2nya)…

    Kecewa sih, krn kalau tau dari awal saya gak akan percuma buang2 biaya… 

    Dan akhirnya sekarang saya sudah sampai PLI ke5 dgn tambahan pantangan tersebut dan tetap tidak makan seafood…

    Insyallah hasilnya membaik yaa…

    Saya tertarik sekali baca komen dari mira yang punya trik2 mengakali makanan pantangan dengan solusi lain. 

    Saya akhirnya beli tuh pasta yg wheat free… Tapi yang saya bingung apple pasific rose utk ganti kecap tuh gmn maksudnya ya? Bukannya itu hanya merk buah apel? Saya nyari2 botol kaya kecap yg ada tulisan “Apple pasific rose” gak nemu2. Hihihi

    Soalnya hidup terasa hambar tanpa kecap euyyy… Cailah :p

    Mudah2an mira baca lagi dan bisa menerangkan kepada saya yaaa…

    Ayo semuanya semangat, dengan semangat dan doa tiada putus mudah2an Allah mendengarkan doa kita…
    Insyallah kita bisa segera dapat momongan!!!

    Amin YRA

    Disthy 

  31. Dear bunda….
    Mo share pengalaman yg ga beda jauh sama kalian… usia pernikahan saya 8 bln, tp bln di karuniai baby, saya cek rahim dan organ wanita saya baik.. kami beralih ke herbal info yg saya terima suami saya tdk bgus spermanya, bidan kami menyaran kan untuk cek sperma… dan hasilnya kmrn kami terima trnyata antibody sperma nya positive… n dilanjutkan tes ASA, shyok bgt apalagi suami sesih bgt dengernya.. mungkin sabtu ini kita mo ke dr. Indra mansyur di RSIA syaidah… mga ada jalan keluar untuk kami… mohon doa dan saranya yah bunda…… trmkasih…

  32. Bunda…mungkinkah saya mempunyai antibodi anti sperma setelah saya pernah melahirkan? Secara saya pernah terinfeksi torch… Pengen banget punya baby..hiks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s