[eMBi]Perjalanan Panjang Menjemput si Kecil(bag.3)

< < Sebelumnya

Jamu
2 April 2009, diantar seorang teman yang sama-sama punya pengalaman susah hamil, saya berangkat ke daerah Cempaka Putih, tepatnya di Pasar Gembrong. Teman saya ini, panggil saja Teteh, sebelum hamil anak pertama, dia kosong selama 3.5 tahun. Katanya sih dia tidak ada masalah dengan rahimnya, hanya terlalu sibuk saja, sehingga kecapekan dan susah hamil.

Mungkin karena merasa senasib, Teteh ini sangat berempati kepada saya, setiap saya curhat, bete karena datang bulan lagi atau karena sikap orang-orang yang selalu mengungkit tentang kenapa saya gak hamil-hamil; Teteh selalu bilang,”Teteh tau gimana rasanya, gak usah dipikirkan, gak penting…heheh…!”.

Di Cempaka Putih saya dipertemukan dengan sang penjual jamu yang ramah dan sangat keibuan juga masih cantik dan segar, sebut saja “ibu”, beliau meracik jamu sendiri dan menjualnya di pasar tersebut,semuanya alami, karena saya lihat sendiri bahan-bahannya. Ibu ini dulunya apoteker, jamu yang diraciknya tidak hanya jamu kesuburan, tapi juga berbagai macam jamu untuk sakit lainnya, seperti jamu untuk batuk, asam urat, maag, dan lain sebagainya.

Menurut cerita si Teteh, udah ada beberapa teman yang dianter ke ibu, dan berhasil hamil. Tapi mungkin tidak sama untuk masing-masing orang, tergantung cocok/tidaknya. Ada yang baru minum 1 paket saja, udah berhasil hamil, ada yang sampai 7 bulan minum belum hamil juga. Untuk kasusnya Teteh, dia mengkonsumsi jamu tersebut selama 3 bulan, dan akhirnya bisa hamil.

Jamu kesuburan yang saya beli pada saat itu terdiri dari 2 paket(masing-masing isinya 10 bungkus), yaitu untuk suami dan istri. Pada saat mengkonsumsi jamu tersebut ada pantangan makanan yang harus dihindari; misalnya untuk istri tidak boleh makan daging kambing, durian,
makanan yang pedas, nanas, kopi,dll. Sedangkan untuk suami dilarang minum minuman bersoda atau softdrink, dan air es.

Saya coba minum jamu ini selama +/- 3 siklus haid, dan tidak berhasil hamil. Mungkin efek jamu ini memang membuat subur, tapi tidak membuat endometriosisnya mengecil.

Untuk sperma suami juga, jamu ini bagus, karena bisa meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, ini terbukti pada saat kami melakukan tes Kibrik dan Isojima untuk terapi imunologi, hasilnya lebih baik daripada sebelum minum jamu.

Setelah 3 bulan ikhtiar ini tidak mendatangkan hasil, akhirnya kami berhenti minum jamu. Saya berpikir mungkin masalahnya memang endometriosis saya. Saat itu, kami mulai menabung untuk biaya operasi, mungkin takdir saya memang harus operasi, dan mungkin memang cuma itu jalannya untuk bisa menjemput si kecil. Hiks…

Bekam
26 Juni 2009, atas saran seorang kenalan yang sama-sama senasib susah hamil karena masalah antibodi tinggi, saya mulai berbekam, di sebuah klinik pengobatan alternatif yang Islami di daerah Pasar Minggu. Katanya bekam dan minum herbal yang dijual di sana bisa menyeimbangkan antibodi juga bisa mengobati kista, kanker, miom, dan sejenisnya. Ya kenapa tidak, saya coba saja. Dua kali siklus haid saya berbekam, rasanya tidak ada perubahan, saya masih kesakitan ketika haid, dan belum bisa hamil juga. Hiks…

Saya benar-benar berhenti dan pasrah mungkin sekitar 1 bulanan, sampai akhirnya saya mencoba lagi untuk berikhtiar dengan minum spirulina dan gamat.

Yoga
Sebenarnya saya sudah beryoga dari awal tahun 2008, waktu itu tujuannya memang untuk ikhtiar hamil, karena katanya yoga bisa membuat kita menjadi rileks.

Maret 2008, saya masuk keanggotaan sebuah fitness centre di dekat rumah,setiap hari saya datang untuk fitnes, dan setiap sabtu ikut kelas yoga.
Baru 2 bulan ikut fitnes, saya sudah bosan, mungkin karena gak kunjung hamil juga(beginilah kalo salah niat…hehe…). Tapi terlanjur suka sama yoga, saya teruskan beryoga di rumah.

Sekarang niatnya bukan untuk hamil lagi, tapi karena memang suka saja, karena setelah beryoga, badan menjadi lebih segar, jarang pegal-pegal lagi, bahkan pernah suatu saat saya pilek berat, iseng-iseng buka buku yoga yang saya beli, di sana ada tips yoga untuk pilek.

Saya coba, dan voila…pileknya berangsur membaik dan besoknya udah sembuh total. Dari situ saya makin senang yoga, dan sampai sekarang masih rutin beryoga; tapi sekarang yoga-nya adalah yoga khusus untuk kehamilan, hehe…

Duo Spirulina & Gamat Jelly
Di tengah-tengah kepasrahan, saya iseng browsing dengan keyword “endometriosis+berhasil hamil”, paman google menampilkan sejumlah pilihan, dan waktu itu pointer saya mengarah ke forum diskusi weddingku.com yang beberapa diantaranya ada yang berhasil hamil setelah mengkonsumsi suplemen makanan berupa spirulina dan jeli gamat. Yang paling menarik perhatian saya adalah pengalaman seseorang yang memiliki kista endometriosis sebesar 4,5 cm, dia keukeuh tidak mau operasi juga seperti saya, dan akhirnya selama 6 bulan mengkonsumsi gamat, dia berhasil hamil setelah kistanya mengecil menjadi 2.5 cm. Di kemudian hari saya mengenalnya sebagai Hanny Mantovany(Han, thx4 everything, support dan doanya!).

Tanggal 14 Agustus 2009, hari pertama saya mengkonsumsi spirulina dan jeli gamat. 1 bulan mengkonsumsi duo suplemen ini saya masih haid juga, namun dengan penderitaan yang jauh lebih ringan dari bulan-bulan sebelumnya.

Jika sebelumnya kalau pada saat haid, saya serasa membawa pisau yang menancap di perut, tapi haid bulan itu sakitnya ibarat tertusuk jarum.

Karena efek baik yang saya dapatkan itu, maka saya teruskan untuk mengkonsumsi spirulina dan gamat, sampai akhirnya si kecil pun datang, dan saya berhenti mengkonsumsinya, selain karena saran dari Hanny (berdasarkan pengalamannya dia), kebetulan stoknya juga udah abis, passs banget…subhanalloh, semua sudah ada Yang Mengaturnya.

(bersambung)

7 thoughts on “[eMBi]Perjalanan Panjang Menjemput si Kecil(bag.3)

  1. Dear Maya,
    spirulina merupakan suplemen makanan yang berasal dari ganggang laut, sedangkan jeli gamat jeli yang berasal dari teripang/mentimun laut.

    Banyak sekali yang menjual suplemen ini, untuk informasi lebih lengkap bisa dicari di internet.
    terima kasih.

  2. littlebee terhormat,
    stlh sy surfing di internet trnyta bnyk skali produk yg menjual spirulina n jelly gamat..sy jadi bingung tuk memilih yg mana. klo anda tk keberatan,tlg ksi tau sy produk apa yg anda konsumsi wktu itu dan krm ke email sy..soalnya sy sgt mendambakan keturunan trkadang smpe sy ptus asa slm 8 th penantian krn sy ada kista diameter 3 cm..
    thx.

  3. salam kenal littlebee,
    saya sedang dan sangat menantikan keturunan,hampir 5 tahun saya berikhtiar tapi belum juga berhasil.saya punya endometriasis yang besarnya 8 cm.apakah jeli gamat dan spirulina dapat membantu saya..

  4. Salam kenal,
    saya sedang & sangat menanti keturunan sdh hampir 6 tahun. sy pernah operasi myoma & polip, sblm oprasi bbrp upaya tlh sy lakukan spt minum jamu china (shinse) or jamu godog-pijet. skg dlm perut sy ada polip endometrium 6mm, dokter menyarankan sya utk suntik GNRH feb 2010 ini. sy tertarik dg ush mbak minum spirulina & gamat jeli, boleh tahu dimana alamat penjualnya & mohon diberitahu dosisnya. balas via email aja. Trim sblmnya

  5. Salam kenal mba, saya tertarik sama jamunya, alamat tepatnya dimana ya mba?
    kebetulan saya sudah mengkonsumsi gamat n spirulina, hanya sedah berenti dulu.
    jawabannya by email aja ya mba, makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s