Mensiasati Anak Balita yang Susah Makan

Anak balita, seperti halnya orang dewasa, kadang(atau bahkan) seringnya kehilangan nafsu makan, atau bosen dengan menu makanan yang itu-itu saja. Jadi, jika anak balita anda sedang tidak mau makan, jangan terus memaksa atau mengancam dia utk menghabiskan makanannya, yang ditakutkan dia akan stres dengan paksaan dan ancaman itu. Memang anak harus dididik disiplin sedini mungkin, tapi penerapan disiplin itu harus disesuaikan dengan alam berpikir anak yang masih senang bermain, dan sebisa mungkin anak harus selalu dalam keadaan senang. Saya pernah membaca dari sebuah literatur, bahwa kreatifitas manusia akan muncul secara optimal dalam kondisi dia bahagia atau senang.

Adapun pengalaman saya pribadi, dalam mensiasati pola makannya Mika, antara lain sebagai berikut:
1. Tidak membiasakan memberi makan anak di tempat umum, hal ini untuk menghindari masuknya kuman ke dalam makanan anak, selain itu anak dididik tahu kapan waktu makan, kapan waktu bermain.
2. Jika anak tidak mau makan makanan besar pada saat sarapan, dimana dia baru bangun tidur di pagi hari, tidak perlu kuatir atau memarahi anak karena gak mau sarapan. Coba ganti sarapannya dengan susu, dan cemilan yang dia senangi.
3. Memvariasikan menu makan hariannya, sebisa mungkin tidak ada menu yang sama setiap harinya, meskipun bahannya sama. Jika sudah berumur 2 tahun atau lebih, menu dapat mengikuti makanan yang dimakan orang tuanya, asalkan tidak pedas, sangat berempah, berminyak tinggi, bercita rasa ekstrim(misal: sangat asam), tidak banyak mengandung zat additif, dsb. Intinya makanan yang diberikan harus aman untuk pencernaan anak.
4. Bujuk anak supaya tertarik makan dan senang mengkonsumsi makanan yang kita berikan. Misalnya: jika anak suka Doraemon, ceritalah bahwa Doraemon juga suka makan onigiri (nasi kepal ala Jepang), dan sebagainya. Atau, ajaklah anak bermain, dengan kondisi sedang berada di sebuah jamuan, kemudian kita juga makan makanan di piring kita dengan lahapnya dan nikmat, biasanya anak balita senang meniru apa yang orang dewasa lakukan, jika kita lahap dan menikmati makanan, biasanya anakpun akan ikut menirunya.

Demikian, sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s