[Fiksi] My Colibri (3)

blue_colibri

Setelah kesepakatan “adek-kakak” itu, akhirnya dia jadi mau diajak ke rumah, bertemu keluargaku, dan tentu saja tidak hanya untuk sekedar mampir, tapi lebih sering terpaksa ke rumahku karena suatu kebutuhan yang berkaitan dengan tugas-tugas kuliah, seperti meminjam mesin tik, atau komputerku yang sangat dia butuhkan untuk tugas kuliahnya, seperti pengolahan ribuan data yang tidak mungkin dilakukan dengan hanya bantuan kalkulator saja.

Sebelum Adek ke rumah, aku sudah sering cerita tentang dia ke Mama. Ibuku adalah sosok perempuan pertama dan terhebat dalam hidupku dan yang paling aku cintai. Aku juga sangat dekat dengannya. Aku bilang pada Mama, bahwa aku punya teman yang sifatnya unik, sangat berbeda dengan teman-temanku sebelumnya, maksudku para mantanku, Ernitta, Susanne, dan Yane.

Suatu malam, sepulang aku mengantar Adek ke rumahnya, Mama masih duduk di ruang depan, waktu itu sekitar jam 9 malam, sepertinya beliau masih belum mau tidur karena menungguku pulang.

“Darimana, Kuh?”, itu Mama tanya sambil menutup buku doa-doa yang sedang dibacanya, beliau pun masih memakai mukena, sudah menjadi kebiasaannya membaca Al Quran ataupun doa-doa setelah selesai sholat.

“Nganterin Adek, Ma…”, aku jawab seraya cium tangan dan memeluk Mama.

“Emang rumahnya jauh ya?”, Mama meraih kepalaku yang sedang bersandar di pundaknya, akupun lalu tiduran di pangkuannya.

“Mayan,Ma…di daerah rumahnya mas Pur…”

“Wah jauh ya…kalau pake angkutan umum berapa jam tuh?”

“2 jam, Ma…kalau lancar paling kurang-kurang dikit lah…dan harus ganti-ganti angkot,Ma…gak cuma 1, hebat deh si Adek…tiap hari pulang pergi, kan capek banget tuh di jalannya…belum lagi setelah turun dari angkot yang dari Bandung tuh, dia harus jalan lagi ke rumahnya…1 kiloan lah…”, aku cerita seperti anak kecil yang disuruh ngebahas kecanggihan mainan miliknya.

“Kamu ya kalo udah cerita tentang Adek, semangat benerr…suka ya ama dia?”, Mama menggodaku.

“Hmmm…iya lah,Ma…Kukuh suka karena dia baik…cantik juga…hehe…tapi kayaknya dia cuma mau temenan aja…”

“Hehehe…iya, soalnya kamu gak cukup ganteng buat dia kali ya…hehehe…”, Mama seperti tidak ada beban apa-apa bicara seperti itu, mungkin reaksinya akan berbeda jika ibu lain yang mengalaminya, karena biasanya ibu-ibu tidak akan mau terima kalau anaknya tidak mendapatkan perlakukan seperti yang diinginkannya, mereka selalu ingin anaknya jadi yang paling top dalam segala hal, tidak mau terbuka terhadap kekurangan anaknya.

“Iya,kayanya…hehe…”

“Adek cantik ya??Mama jadi pengen ketemu…”

“Cantik,Ma…mirip Susanne…”, Susanne itu pacarku yang kedua, kami putus baik-baik, dia mendapatkan seseorang yang lebih baik untuknya daripada aku.

 “Kalau Adek cuma mau temenan aja, kamu sendiri gimana?”, Mama tanya begitu sambil tersenyum.

“Ya,gak apa-apa…yang pasti Kukuh sayang sama dia. Tahu gak,Ma…dia tuh uang sakunya berapa? Ga nyampe setengahnya uang saku harian Kukuh lho…dan itupun dikasih ibunya seminggu sekali…mana cukup lah buat ongkos, buat makan, apalagi beli-beli buku dan kebutuhan kuliah lainnya…hhhh…kasian deh,Ma…”

“Emang orang tuanya kerja apa?”

“Bapaknya supir travel, ibunya buka toko, mereka katanya punya peternakan juga, ayam dan kambing…”

“Ooo…mungkin emang penghasilannya tidak tiap hari ya, Kuh…”

“Sepertinya begitu, Ma…”

“Kuh…kalau kamu nanti cari istri, jangan cuma lihat cantik rupanya, karena fisik itu tidak lama, mungkin cuma beberapa tahun saja, yang cantik atau ganteng lama-lama juga akan keriput, apalagi perempuan lebih cepat mengalami perubahan…kesibukan mengurus anak akan membuatnya tidak sempat mengurus dirinya sendiri”

“Iya, Ma…” aku mendengarkan omongan Mama dengan seksama.

“Mama cuma pesan…jangan pernah mempermainkan hati perempuan, ingat…kamu datang dari seorang perempuan…kalau kamu menyakitinya, itu sama juga menyakiti ibumu!”

“Iya, Mamaaa…siaaapp!!” aku bangkit dari pangkuannya dan memberi hormat.

 

BERSAMBUNG

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s